Ceritanya begini: Saat ini kita didera oleh persoalan lingkungan hidup karena ulah kita sendiri mulai dari skala sangat besar hinga sangat kecil. Perbedaan skala itu dampak bagi kehidupan manusia adalah sama, yaitu melahirkan bencana berkesinambungan, karena perilaku manusia yang tidak lagi di proporsional dan tidak peka-an kepada bagaimana kehidupan bangun secara bijak dan tepat. Secuil fakta yang bisa dijadikan contoh adalah penggunaan plastik, yang awalnya diproduksi yaitu hanya untuk benda / barang tertentu yang durasi pemakaiannya lama, tetapi kenyataannya tidak demikian, plastik telah menjadi bahan dasar untuk apapun termasuk barang yang dipakai berdurasi pendek. Kasus lainnya adalah limbah kertas atau barang berbahan dasar kertas yang volumenya sangat besar yang tidak didaur ulang sehingga berperan besar dalam perubahan ekosistem pusat. Hemat kata, kita bisa menggunakan teknologi dan produk yang dihasilkannya tetapi tidak mempunyai pemahaman yang cukup tentang apa, kenapa, bagaimana dibalik teknologi itu, akibatnya adalah kekacauan dan bencana. Trigger yang dihasilakn dalam SIKLUS, berkaitan dengan apa yang ditulis diatas. Objek-objek yang dipajang bercerita bagaimana Komunitas Pencinta Kertas ( KPK ) merespon sampah kertas dan plastik yang dibuang setiap hari tanpa jeda. Respon - seni rupa - dalam bentuk ungkapan kebebasan bermain, berinteraksi, berfantasi, dan cenderung tidak acuh pada prinsip-prinsip olah 3-dimensional. Jadi rasa-rasanya, trigger bukan semata-mata mencari keindahan sebagai tujuan akhir melainkan berbicara tentang cara memberi makna terhadap sampah, dan menghargai nilai keseimbangan manusia dengan lingkungan. Dengan kata lain, KPK sedang membangun SIKLUS yang perputaran materialnya dimulai dari alam-pabrik-benda pakai-sampah-benda baru- ...? Objek-objek yang dipamerkan pada akhirnya sebagai contoh sederhana mengajak untuk merenungkan persoalan lama yaitu bagaimana kita yang hanya berfikir pada pemenuhan kebutuhan tanpa peduli pada keseimbangan... kira-kira begitu ... Terima Kasih Adikara Ketua Maros dan Kurator Pameran SIKLUS
| ||||||||
| ||||||||
